Koin Keprihatinan Diserahkan ke Baitul Mal Bireuen

Apr 19

Koin keprihatinan yang diserahkan gabungan lembaga swadaya masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen pada 2010 lalu, Kamis siang, 19 April 2012, diserahkan ke Baitul Mal Bireuen, setelah tiga tahun tersimpan di ruang kerja Sekda Bireuen.

Uang logam pecahan 100, 500, dan 1.000 yang disusun rapi dalam boks kaca itu berupa sindiran halus kalangan LSM dan masyarakat atas terus terjadinya defisit anggaran Pemkab Bireuen tahun 2008, 2009, dan 2010.

Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Bireuen kala itu menyebabkan terjadinya pemotongan Alokasi Dana Gampong (ADG), uang minum PNS ditiadakan, terjadi penunggakan listrik Pemkab Bireuen, pengurangan bantuan sosial, dan lainnya.

Koin tersebut diserahkan Sekretaris Daerah Bireuen Razuardi Ibrahim kepada Ketua Baitul Mal Bireuen Ahmad Ajady disaksikan anggota DPR Kabupaten Bireuen Mahdi Abdullah, dan sejumlah kepala bagian Setdakab Bireuen.

Razuardi mengatakan koin sumbangan itu diteruskan kepada Baitul Mal supaya dapat dipergunakan dengan baik dengan disalurkan kepada penerima bantuan dari kalangan fakir miskin atau pihak yang pantas menerimanya.

“Dulu koin ini diserahkan lembaga swadaya masyarakat untuk membantu defisit anggaran Kabupaten Bireuen, kini defisit anggaran sudah tertangani, maka koin ini diserahkan untuk dikelola Baitul Mal,” ujar Razuardi.

Terlebih, katanya, sebagian dari uang logam tersebut tidak berlaku lagi pada Juni 2012 mendatang. “Daripada sia-sia tidak digunakan, lebih baik diserahkan ke Baitul Mal,” katanya.

Ketua Baitul Mal, Ahmad Ajady, mengatakan uang logam itu akan ditukar lalu dimasukkan ke rekening Baitul Mal. Nantinya disatukan dengan dana zakat yang dihimpun, menunggu waktu penyaluran yang dilakukan tiga kali dalam setahun.

Untuk diketahui, pertengahan 2010 lalu, sejumlah LSM di Bireuen melakukan penggalangan koin dari masyarakat guna membantu Pemkab Bireuen mengatasi defisit anggaran. Seluruh uang logam terkumpul diserahkan ke Pemkab Bireuen sebagai sindiran sekaligus motivasi. (The Atjeh Post)

Tinggalkan Komentar